Senin, 12 November 2012

Permasalahan kependudukan dan cara mengatasinya


A. Kondisi Penduduk Indonesia.
Informasi data penduduk Indonesia diperoleh melalui
1.    Registrasi Penduduk: Pencatatan peristiwa-peristiwa kelahiran,kematian,perkawinan, migrasi dll oleh instansi pemerintah
2.   Sensus Penduduk : Pencatatan Penduduk secara serentak setiap 10 tahun sekali.
3.   Survei Penduduk : Pencatatan sebagian penduduk disuatu tempat tertentu untuk mendapatkan data tertentu
Instansi Pemerintah yang menyelenggarakan pendataan Penduduk =BPS (Biro Pusat Statistik)

Informasi data keadaan penduduk meliputi:
1.     Jumlah Penduduk
2.     Pertumbuhan Penduduk
3.     Kepadatan Penduduk
4.     Komposisi Penduduk
5.     Persebaran penduduk
6.     Perpindahan / Migrasi Penduduk

1.  JUMLAH PENDUDUK
Berdasarkan sensus penduduk tahun 2010 Jumlah Penduduk Indonesia Menempati urutan
terbesar ke-4 di dunia (1.Cina, 2. India  3. USA  4. Indonesia  5. Brasil )

2.  PERTUMBUHAN PENDUDUK
Pertumbuhan penduduk disebabkan faktor demografi yaitu : Kelahiran, Kematian , dan Migrasi
                                                                                         
a.  Pertumbuhan Penduduk Alami    PA      =   L  -  M                             L : Kelahiran
                                                                                                          M: Kematian
                                                                                                              
b. Pertumbuhan Penduduk  Total    P.Tot  =   (  L  -  M  )  +  (  I  -  E ) 

I : Imigrasi / penduduk masuk
E: Emigrasi / Penduduk keluar

Contoh Soal
Jumlah penduduk di negara A pertengahan tahun 2009 : 7.200.000 jiwa, terdapat kelahiran 115.200 jiwa, kematian 50.400, imigrasi 11.250 jiwa , dan yang keluar 9.750 jiwa.
Berapa pertumbuhan penduduk total dan jumlah penduduk di negara A  ?
Jawab :  T  =  ( L -  M ) +  ( I  - E )
                       ( 115.200  -  50.400 )  +  (11.250 – 9.750)
                        64.800 +  1.500
                        66.300
              Jumlah penduduk negara A =  7.200.000 +  66.300
                                                                =  7.266.300

Menghitung Angka Kelahiran dan Kematian
a.  Angka kelahiran Kasar (CBR)
                     
     CBR = ( B : P ) x 1000     B : jumlaah bayi lahir    P : Jumlaaah penduduk                                    
                       
Contoh Soal
Pada tahun 2007 di Negara B terdapat kelahiran  4.521.300  jumlah penduduk 215,3 juta jiwa
Berapa angka kelahiran kasarnya ?

                          Jawab         ( 4.521.300   : 215.300.000  )    X  1000    =  21       
                                              
                                           Artinya  pd tahun 2007 terdapat 21 bayi lahir setiap 1000 penduduk

Kategori : CBR  Lebih dari 40 tergolong tinggi
                  CBR   30 – 40 tergolong sedang
                  CBR  Kurang dari 30 tergolong Rendah

Faktor-faktor pendorong Tingginya angka kelahiran (Pro-Natalitas )
1.                Kawin usia muda
2.                Adanya anggapan banyak anak banyak rejeki
3.                Perasaan malu jika tidak memiliki keturunan
4.                Adanya anggapan bahwa anak merupakan investasi masa tua para orang tua.
5.                Adanya anggapan bahwa anak laki-laki adalah penerus keturunan
6.                Dan lain-lain

Faktor- faktor yang menghambat kelahiran ( Anti-Natalitas)
1.                Program Keluarga Berencana (KB)
2.                UU Perkawinan No 1 Tahun 1974 tentang penetapan usia menikah
3.                Semakin banyaknya wanita karier
4.                Timbulnya kesadaran terhadap penundaan usia nikah, mahalnya biaya hidup, dll
5.                Adanya peraturan pemerintah mengenai pembatasan tunjangan pegawai negeri bagi anak-anaknya.

b.   Angka kematian Kasar  ( CDR )

        CDR = ( D : P  ) X 1000           D : Death/ jml kematian    P : jmlh penduduk         

Faktor-faktor yang mendorong tingginya angka kematian ( Pro-Mortalitas)
1.                Fasilitas Kesehatan belum memadai
2.                Bencana alam, wabah penyakit, kecelakaan dll
3.                Peperangan
4.                Lingkungan yang tidak sehat akibat Polusi
5.                Sikap hidup masyarakat yang tidak sehat.

Faktor-faktor penghambat Kematian (Anti Mortalitas)
1.                Fasilitas kesehatan yang memadai, lengkap dan modern
2.                Adanya kemajuan dibidang Ilmu Kedokteran
3.                Negara dalam keadaan aman dan damai
4.                Agama melarang manusia membunuh sesamanya maupun diri sendiri
5.                Masyarakat semakin memahami cara hidup sehat

3.  KEPADATAN PENDUDUK
Kepadatan penduduk dibedakan menjadi dua, yaitu :
 a.  Kepadatan penduduk Aritmatik : adalah jumlah penduduk setiap satu kilometer persegi.
Berdasarkan sensus penduduk, pulau yang paling padat adalah P.Jawa ( 1.007 jiwa / Km ), sedangkan pulau papua merupakan pulau yang paling jarang penduduknya (7 jiwa / km )
b.  Kepadatan Penduduk agraris : adalah jumlah petani setiap hektar areal pertanian

Permasalahan kependudukan di Indonesia
1. Pertumbuhan penduduk Indonesia relatif masih tinggi
     Cara mengatasinya : program Keluarga Berencana
2. Kepadatan penduduk tidak merata.
    kepadatan penduduk di Indonesia terkonsentrasi di pulau Jawa, Bali, dan Madura
    cara mengatasinya : Program Transmigrasi
3. Kualitas penduduk Indonesia masih relatif rendah
    Faktor - faktor yang mempengaruhi kualitas penduduk .
    a. Tingkat pendidikan, relatif rendah
        cara mengatasinya : 1.  Mencanangkan program Wajib belajar 9 tahun,
                                     2.  membangun gedung-gedung sekolah baru di daerah-daerah
                                     3.  pengembangan dan penyempurnaan kurikulum sekolah
                                     4.  meningkatkan kualitas guru
                                     5.  program orang tua asuh, dll

   b. Tingkat kesehatan, relatif rendah
       Cara mengatasinya : 1. Pemerataan dan peningkatan pelayanan kesehatan
                                     2. Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular
                                     3. meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan
                                     4. menciptakan lingkungan bersih dan sehat

4. Rasio Angka beban ketergantungan Relatif tinggi
   cara mengatasinya : Program keluarga Berencana
        


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar