Sabtu, 26 Januari 2013

Geografi SMA kls X : Jenis- jenis Batuan


 BATUAN
Berdasarkn proses terjadinya  batuan dibedakan menjadi tiga bentuk yaitu :
A.      BATUAN BEKU
1.   Batuan Beku Dalam pembekuannya terjadi didalam , jauh di bawah permukaan bumi. proses pendinginanya sangat lambat, yang mengakibatkan terbentuknya hablur-hablur mineral besar-besar dan sempurna serta kompak. struktur ini disebut plutonik atau granites (holokristalin). batuan beku dalam disebut juga batuan abisis contohnya batuan granit, diorite, sienit, dan gabro
2.  Batuan beku gang atau korok atau batuan hipabisis sisa magma yang masih cair meresap kelapisan yang lebih atas  dan menyususp kesela-sela pipa gunung api kemudian menjadi dingin dan membeku.prosesnya sangant cepat sehingga kristal-kristal yang terjadi tidak sekompak batuan beku dalam. struktur batuan ini disebut juga struktur porfiri. contohnya granit, porfiri diorite, porfiri sienit, dan porfiri.
3.  Batuan beku luar atau batuan beku effusive batuan ini terjadi dari magma yang mencapai permukaan bumi, kemudian membeku.prosesnya sangat cepat sekali sehingga membentuk kristal (hablur). missal pada tekstur porfiritik

B.       BATUAN SEDIMENT / BATUAN ENDAPAN
Adalah batuan beku yang telah mengalami penghancuran (pelapukan) kemudian didiendapkan ditempat lain sehingga terbentuklah batuan endapan (sedimen).
menurut proses terjadinya batuan sediment dibedakan atas :
1.       Batuan klastik atau mekanik adalah batuan sedimen yang terbentuk melalui proses mekanik, misalnya gesekan, benturan sehingga ukuran dan bentuk berubah sedangkan unsur kimiawinya tetap sama.
contohnya batu breksi/ batu sungai, batu konglomerat, kerikil, pasir, tanah liat.
2.       Batuan kimiawi,  terbentuk melalui proses kimiawi. seperti gejala Kartz yang terjadi di daerah kapur.
Contoh : stalaktit – stalakmit, Uvala, Doline, Karren
3.       Batuan Organis, batuan sedimen yang dihasilkan dari aktivitas organisme (tikus, cacing, jamur, akar2 tumbuhan, lumut dll)

berdasarkan tenaga yang mengngkutnya batuan sediment terbagi 3 yaitu  sediment akuatis diendapkan oleh air seperti batu pasir, sediment aeolis (aeris) diendapkan oleh angina (udara) seperti tanah loss dan tanah pasir, sediment glacial diendapkan oleh gletser seperti batu-batu morena.

C.       BATUAN METAMORF :
Batuan metamorf adalah batuan hasil ubahan dari batuan asal akibat proses metamorfosis, yaitu proses yang dialami batuan asal akibat tekanan dan suhu yang sama-sama meningkat.  

batuan metemorf dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
a.    Batuan Metamorf Termik (Kontak), terbentuk karena kenaikan suhu. misalnya batuan kapur yang terbentuk karena pengaruh suhu yang tinggi sehingga menjadi cair, kemudian setelah mengalami proses pendinginan berubahlah batuan kapur tadi menjadi  menjadi batu pualam (marmer).
b.    Batuan Metamorf Dinamik, batuan yang terbentuk akibat adanya tekanan dari lapisan diatasnya dalam waktu yang lama. batuan ini disebut juga batuan metamorf kinetis, contohnya batu tulis (sabak) yang berasal dari tanah liat.
c.      Batuan Metamorf Kontak Pneumotolotik, yaitu batuan yang terbentuk akibat penambahan suhu disertai menyusupnya unsur-unsur batuan lain (zat lain). contohnya kuarsa yang dalam proses metamorfnya disusupi unsur boron akan menghasilkan batu permata yang disebut turmalin.


3 komentar: