Tampilkan postingan dengan label Materi IPS VIII. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi IPS VIII. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Agustus 2013

Proses Lahirnya Sumpah Pemuda

Th  1908 : Indonesia Memasuki Babak sejarah Baru : Masa Kebangkitan Nasional
Yaitu bangkitnya keadaran suatu bangsa atas nasib bangsanya.
Ditandai dengan organisasi kebangsaan bersifat nasional dan dengan cara baru
Bersifat Nasional, mencakup seluruh bangsa
NB : sebelum th 1908 sifatnya sporadis /  lokal / daerah tertentu saja
Dengan Cara Baru : Mengubah cara melawan belanda dari perlawanan bersenjata ke cara perlawanan melalui organisasi modern

Latar Belakang  Lahirnya Kebangkitan Kebangsaan
- Faktor Eksternal :
         Kemenangan Jepang atas Rusia
         Bangkitnya Nasionalisme negara terjajah di Asia
- Faktor Internal :  munculnya kaum terpelajar,

Tambahan :  Dr.Wahidin Sudirohusodho : Tokoh pelopor kebangkiatan Kebangsaan , Bersepeda keliling P.Jawa untuk mencari dukungan Para Bupati guna Pendidikan bagi rakyat biasa

Organisasi-organisasi pada masa Kebangkitan Nasional
1. Boedi Oetomo (BO) – 20 Mei 1908 – didirikan para mahasiswa kedokteran STOVIA
Dipimpin : Soetomo, bergerak dibidang sosial.
menerbitkan Surat kabar  “Darmo Kondho”
2. Serikat Islam (SI), didirikan H. Samanhudi – kelak akan terpecah menjadi PKI
3. Indische Partij , merupakan organisasi politik pertama, didirikan oleh Tiga Serangkai ( Douwes Dekker, Suwardi Suryaningrat/ Ki Hajar Dewantara  , Dr.Cipto Mangunkusumo)
Surat Kabarnya : De Express
4. Organisasi-organisasi keguruan/pendidikan kebangsaan
Perguruan Taman Siswa (didirikan Ki Hajar Dewantara – Bpk Pendidikan Nasional), Perguruan Kayu Tanam, Perguruan Ksatrian.
5. Gerakan Kebangsaan Organisasi wanita
R. A  Kartini (1879-1904)  , Dewi Sartika    ,Maria W Maramis
Pada tanggal 22 Agustus 1928 Diselenggarakan Kongres Perempuan Indonesia I

Note :
Penemuan Identitas Nasional

Nama  “ Indonesia” pertama kali dimunculkan th 1850  oleh Etnolog Inggris, J.R Logan dalam “Journal of  The Indian Archipelago and Eastern Asia”. Menurutnya kata “Indonesia” berasal dari gabungan kata India dan Nesos artinya kepulauan di Hindia

1920 – 1942   Masa Pergerakan Nasional
Organisasi Kebangsaan mulai menggunakan Identitas  nama  “Indonesia “  maka seja th 1920 disebut  Masa Pergerakan Nasional
Ditandai dengan munculnya  Manifesto politik melalui organisasi bersifat radikal /keras.
Manifesto Politik artinya : Pernyataan terbuka oleh individu atau kelompok mengenai masalah bangsa.

Organisai-organisasi  masa Radikal
1.  Perhimpunan Indonesia (PI ) : Didirikan oleh mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang belajar di Belanda, antara lain : Iwa Kusumasumantri, Sutan Kesayangan, M.Noto, M.Hatta, Alisastro Amijoyo, dllPd Th 1925 PI melakukan manifesto politik,dibacakan oleh Moh. Hatta – Bhw masa depan Bangsa Indonesia ..............terletak pada pemerintah yang bertanggung jawab pada rakyatPernyataan Perhimpunan Indonesia ini Mengawali  Era Manifesto  Politik 1925

2. Partai Komunis Indonesia  (PKI)  : Diketuai Semaun dan AliminTujuan PKI, Mengusir penjajah Belanda dan mendirikan  Negara Komunis Indonesia.Melakukan Penyusupan ke  Organisasi Sarikat Indonesia (SI) sehingga menyebabkan SI terpecah.

3. Partai Nasional Indonesia  (PNI) : didirikan oleh Ir. Soekarno, Dr, Cipto  Mangunkusumo, dllManifesto Politik  PNI :  Mencapai Indonesia Merdeka
Asas Politiknya:    
- Self help / Berdikari
- Non Kooperatif : Tidak mau bekerjasama dengan penjajah
- Marhaenisme   :  memperjuangkan rakyat golongan bawah
Karena dianggap membahayakan Tokoh PNI diadili dan dibuang Ke Ende,NTT
Dalam persidangan di pengadilan, Ir Soekarno Membacakan Pidatao Pembelaannya berjudul  “INDONESIA MENGGUGAT”

4. Organisasi Kedaerahan :
Tri Koro Darmo , Jong Java, Jong Sumatera Bond, jong Celebes, jong Ambon,

Peranan Pers dlm menumbuhkembangkan Kesadaran  Nasional
Pers berperan sebagai sarana menyebarluaskan cita-cita Indonesia Merdeka dan memperkuat Kesatuan dan Persatuan Bangsa Indonesia
Pers yang didanai dan diterbitkan kalangan Cina –Pembrita Betawi,Matahari, Sinar Djawa
Pers yang diterbitkan organisasi Pergerakan :
  Darmo Kondo ( Budi Utomo)  
  Het Tijdshrift dan De Express ( Indische Partij)
  Oetoesan Hindia ( Sarikat Islam)
  Hindia Putra dan  Indonesia Merdeka ( Perhimpunan Indonesia)

KONGRES PEMUDA
Kongres Pemuda diselenggarakan oleh para pemuda   yang tergabung dalam organisasi  PPPI  (Perhimpunan Pemuda Pelajar Indonesia)

 Kongres    Pemuda I  :  diketuai Mohamad Tabarani
 27 april – 28 Mei 1926   Gagal menghasilkan keputusan karena unsur kedaerahan masing-masing organisasi   masih kental .

Kongres Pemuda II : Di ketuai  Sugondo Joyopuspito
diselenggarakan di Jln Keramat Raya No 106 Jkt 26 -  28 Oktober 1928
Hasil , 28 Oktober 1928 ~~~ Ikrar Sumpah Pemuda  ~~~
Pada saat dibacakan Ikrar Sumpah Pemuda dikibarkan Bendera Merah Putih diiringi Lagu kebangsaan Indonesia “ Indonesia Raya” Karya W.R Soepratman utk  Pertama kalinya.
Sumpah Pemuda adalah Puncak dan Inti dari Manifesto bangsa Indonesia.
Berkat Sumpah Pemuda, kegiatan organisasi selanjutnya memiliki arah yang Jelas Yaitu“Indonesia Merdeka”
Sebagai realisasi dibentuklah Organisasi Pemuda dalam  wadah Organisasi Gabungan Yaitu “Indonesia Muda”
                     

Perlawanan Rakyat melawan penjajah Kolonial di berbagai daerah

-       Perlawanan Sultan Agung, Mataram ( 2 x serangan ke Batavia : 1628 dan 1629)
-       Saparua-Maluku ( 1817), dipimpin Pattimura/Thomas Matulesi, melawan VOC
-       Perang Paderi , 1821- 1837) (Sumatera Barat)- dipimpin Imam Bonjol
Latar belakang perang Paderi: Berawal dari pertentangan kaum Adat dan kaum ulama (paderi),Belanda mengadu domba dgn mendukung kaum adat
-       Perang Diponegoro (1825-1830) di Jogjakarta, dipimpin Pangeran Diponegoro.
     Penyebab langsung perlawanan Diponegoro : Belanda memasang patok-patok pembuatan jalan diatas makam keluarga P. Diponegoro
Taktik yg digunakan Belanda untuk mengalahkan perlawanan P. Diponegoro yaitu taktik Benteng Stelsel (membangun benteng-benteng utk membatasi gerakan pasukan P. Doponegoro.
Perang berakhir setelah P.Diponegoro dibuang  ke Makasar
-       Perang Jagaraga Bali ( 1849 – 1906)   dipimpin patih Jelantik
-       Perang Banjar Kalimantan Selatan ( 1858-1866) dipimpin Pangeran Antasari dan Hidayatullah.
-       Perang Batak Sumatera Utara ( 1878- 1907)  dipimpin Sisingamangaraja
-       Perang Aceh ( 1873-1904 / 31 Th) dipimpin Teuku Umar,Panglima Polim,Cut Nyak Dien,  Cut Mutia,  dll
-       Gerakan Sosial, antara lain
1.    Gerakan protes petani di Cimonas dipimpin Arpan dan Mohamad Idris
2.    Gerakan Ratu Adil, di Jawa Timur ( Sidoharjo dan Kediri )

Tentang Perlawanan Rakyat di Berbagai daerah, latar Belakang, jalannya Perang, Sebab-sebab kekalahan dan lain-lain silahkan baca buku Cetak Pegangan siswa, IPS Sejarah Esis, halaman 16 - 23

Kritik Parlemen Belanda terhadap Sistem Tanam Paksa (culture Stelsel)
Kesengsaraan rakyat juga menimbulkan protes dikalangan parlemen Belanda sendiri, diantaranya Van Deventer  Mengusulkan Politik Etis/ politik Balas Budi,
Artinya : Belanda sudah mengeruk kekayaan dan memeras tenaga rakyat maka Belanda harus membalas budi dengan cara  program : Irigasi, edukasi, Transmigrasi

 Th 1870  Sistem Tanam paksa dihapus, diganti  Politik Pintu Terbuka/ politik Liberal
-       Menerbitkan UU Agraria th 1870
-       Pengusaha swasta boleh menanamkan modalnya
-       Pemerintah Belanda tidak lagi memonopoli perdagangan dan mengusahakan perkebunan.
-       Sistem tanam Paksa Dihapus, diganti Politik Etis / politik Balas Budi

Akibat positif : Edukasi menyebabkan munculnya kaum terpelajar yang nantinya akan menjadi pelopor Kebangkitan Nasional.
Gerakan kebangkitan Kebangsaan dipelopori oleh Dr Wahidin Sudirohusodho dengan cara bekeliling jawa mencari dukungan para Bupati

Bersambung : Silahkan klik  Proses Lahirnya Sumpah Pemuda

Proses Kebangkitan Nasional

Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Barat Pasca VOC, Serta Pengaruh yg Ditimbulkannya di Berbagai Daerah

 Th 1511  Portugis , Bangsa Barat pertama yang datang di Indonesia, mendarat di Malaka dipimpin Alfonso  d’Albuquerque.
Th 1596  Belanda Mendarat di Banten. Dipimpin Cornelis de Houtman
                    Tujuannya untuk mencari rempah-rempah
Th 1602  VOC (Vereneenigde Oost Indische Compagnie)  berdiri atas prakarsa Heeren zeventies
 Dengan tujuan : menghindari persaingan dagang antar pedagang Belanda
VOC mendapat hak istimewa disebut Hak Octooi (mengenaai hak octrooi meliputi hak apa saja, silahkaan baca buku cetak !!)

Th 1799  VOC dibubarkan oleh Luis Napoleon,
Penyebabnya VOC dibubarkan adalah krn : bangkrut atau krisi keuangan faktor-faktor penyebab kebangkrutan antara lain :
1.    Pegawai tidak cakap,
2.    terjadi banyak korupsi,
3.    maraknya perdagangan gelap
4.    terlibat hutang besar dengan kerajaan Belanda.
5.    Persaingan dangang dgn EIC – Inggris
6.    Revolusi Perancis
 Untuk mengatasi hal itu, maka wilayah Indonesia diambil alih oleh pemerintah Belanda.

Th 1808 : Indonesia Dijajah Pemerintah Kolonial Belanda
-       Herman Willem Daendels diangkat sebagai Gubernur Jenderal di Hindia Belanda (Indonesia)
-       Dengan tugas : mengamankan pulau jawa dari serangan Inggris.
Kebijakan Masa pemerintahan Daendels :
-       Membangun Jalan Raya Anyer – Panarukan ( Pantura) guna transportasi militer dengan cara kerja paksa (rodhi)
-       Penyerahan pajak berupa hasil bumi ( Contingenten Stelsel)
-       Kewajiban menjual hasil bumi kpd Belanda dg harga yg ditetapkan ( Verpelichte Leveranties)
-       Memperbaiki struktur pemerintahan
-       Membangun pabrik senjata di Semarang
-       Membangun pangkaln Armada laut yang kuat, di Merak dan Ujung Kulon
-       Prianger Stelsel ( Rakyat Priangan diwajibkan menanam kopi)
-       Menjual tanah milik negara kepada pengusaha swasta asing.
Karena kekejamannya dan menjual tanah milik negara maka  H.W Daendels  digantikan  Janssens

Th 1811 Indonesia dijajah Inggris
Angkatan Laut Inggris (EIC)  dibawah pimpinan Lord Minto berhasil mengalahkan Belanda
Penyerahan kekuasaan dari Belanda ke Inggris dilakukan  di Tuntang –Salatiga, dikenal dengan “perjanjian Tuntang”
Gubernur Jenderal kolonial Belanda  : Thomas Stanford Raffles
Kebijakan Raffles :
-          Kerja Rodi dan penyerahan wajib dihapuskan
-          Memberlakukan Landrant system (sistem sewa tanah), Namun gagal karena
1.    tidak didukung para bupati yang merasa dirugikan ,
2.    rakyat Indonesia belum mengerti sistem sewa/uang,
3.    kesulitan menentukan besarnya sewa terhadap luas tanah.
Jasa Raflles terhadap bangsa Indonesia
-     menemukan bunga Rafflessia Arnoldi
-     mengarang buku “History of Java”
-     membangun Kebun Raya Bogor
Akibat Konvensi London, Inggris harus mengembalikan Indonesia ke tangan Belanda.

Th 1814    Indonesia Kembali Dijajah Belanda
  Kebijakan pemerintah Kolonial Belanda
          
Th 1830  : Diberlakukan  Sistem Tanam Paksa ( Cultur Stelsel ) – Ide Van Den Bosch
Sistem tanaman paksa yaitu : Rakyat dipaksa menanam tanaman perdagangan (kopi,teh,kopi pala,tebu,karet,dll)
Kerja paksa (Rodhi), Ekstripasi dll.............
Akibat kebijakan Kolonial Belanda, Menimbulkan:
-       Terjadi wabah penyakit dan kematian karena kelaparan.
-       Perubahan kehidupan masyarakat diberbagai bidang (Politik, ekonomi, kebudayaan, sosial)
-       Perlawanan Rakyat diberbagai daerah.



Selasa, 02 April 2013

Penyimpangan sosial dan Pengendalian penyimpangan sosial


Definisi Penyimpangan Sosial :
Penyimpangan sosial adalah tindakan atau perilaku individu / kelompok masyarakat yang tidak sesuai dengan norma-norma, dan nilai sosial yang berlaku di masyarakat
Norma sosial  adalah aturan yang berisi perintah atau larangan. Norma memiliki sangsi yang jelas dan tegas.
Jenis-jenis norma sosial : Norma keluarga, norma kesusilaan, norma agama, norma hukum, norma adat istiadat dll
Nilai sosial adalah ukuran mengenai apa yang dianggap baik dan tidak baik, bagus dan tidak bagus.

Klasifikasi Penyimpangan Sosial
a.    Penyimpangan sosial Menurut sifatnya
1.    Penyimpangan sosial positif : adalah tindakan atau perilaku yang menyimpang namun dipandang sebagai sesuatu tindakan yang baik.
Contoh : Wanita menjadi tukang becak, binaragawati, sopir bus wanita dll
2.    Penyimpangan sosial negatif : adalah tindakan atau perilaku yang menyimpang dan merugikan diri sendiri maupun masyarakat. Misalnya tawuran pelajar, perjudian, psk dll
b.    Penyimpangan sosial Menurut Pelaku
1.    Penyimpangan individu : dilakukan oleh satu orang, contoh pencurian, Psk, pemakai narkoba dll
2.    Penyimpangan kelompok : dilakukan oleh sekelompok orang. Contoh ; perampokan, perjudian, tawuran pelajar, geng motor, premanisme dll
c.     Penyimpangan sosial Menurut bentuknya
1.    Penyakit sosial , yaitu tindakan atau perilaku yang bisa membuat pelaku ketagihan, dapat menular atau mempengaruhi orang lain untuk melakukan hal yang sama. Contoh berjudi, psk, pemakai narkoba, mabuk-mabukan / alkoholisme
2.    Kejahatan , perbuatan yang melanggar norma hukum negara. Contoh merampok, mencuri, pemerkosaan, pengedaran narkoba, dll
3.    Penyimpangan gaya hidup , adalah perilaku yang tidak sesuai dengan kebiasaan dan gaya hidup masyarakat setempat. Contoh : sex bebas, kumpul kebo, westernisasi (gaya kebarat-baratan), fandalisme (mencorat-coret dan merusak fasilitas umum)
4.    Penyimpangan sexual : Homo sexual dll
d.    Penyimpangan sosial Menurut ruang lingkupnya :
1.    Penyimpangan dalam keluarga : contoh kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Perkawinan usia dini, hamil diluar nikah , melawan orang tua, dll
2.    Penyimpangan dalam masyarakat

Faktor-faktor yang menyebabkan penyimpangan sosial dalam keluarga umumnya terjadi karena faktor :
1.       Proses sosialisasi dalam keluarga tidak berjalan baik (artinya proses mengajarkan norma-norma dan nilai dari orang tua kepada anak tidak berjalan baik) disebabkan karena
a.  Terlalu dimanja orang tua
b. Orang tua terlalu sibuk bekerja sehingga waktu untuk anak kurang
c.  Perceraian
d. Keduaorang tua selalu bertengkar
e. Orang tua terlalu keras / terlalu mengekang
2.       Broken home / keluarga berantakan
3.       Faktor ekonomi
4.       Orang tua tidak dapat digunakan sebagai panutan yang baik

Upaya pengendalian penyimpangan sosial ( Preventif , Represif, dan Kuratif )
a.    Pengendalian  bersifat Preventif adalah upaya pencegahan penyimpangan sosial sebelum terjadi.
Cara yang dilakukan adalah pendekatan , bujukan, atau ajakan (disebut cara Persuasif). Juga dengan penyampaian norma berulang-ulang/ mengingatkan terus menerus ( disebut cara Pervation)
b.    Pengendalian bersifat Represif : yaitu menghukum dan memberikan sanksi pada pelaku penyimpangan (sangksi keras dgn hukuman, sangsi ringan berupa sindiran, dikucilkan , dibicarakan banyak orang dll )
Cara yang dilakukan adalah dengan kekerasan, dan paksaan untuk mematuhi norma (disebut cara Coersif)
c.     Pengendalian bersifat Kuratif adalah upaya pengendalian sosial untuk memulihkan keadaan seperti sedia kala. Contoh rehabilitasi bagi pecandu narkoba, menciptakan situasi baru/ memindahkan ke lokasi baru (Compultion) bagi pelaku tawuran pelajar / kenakalan remaja.

Akibat Penyimpangan sosial :
a.    Bagi pelaku sendiri.
-       Terkena sangsi hukum
-       Perasaan malu
-       Timbulnya berbagai penyakit dan gangguan kesehatan
-       Masa depan suram
b.    Bagi keluarga
-  Mencemarkan nama baik
-  Keluarga dikucilkan dari lingkungan masyarakat
-  Kerugian materiil maupun moril
-  Pemenuhan kebutuhan keluarga menjadi terganggu
c.     Bagi masyarakat
-       Mengganggu ketertiban umum
-       Meresahkan masyarakat
-       Menularkan bibit penyakit ( endemi )
-       Mempengaruhi orang lain untuk melakukan hal yang sama
-       Membuat orang lain menderita


Sabtu, 26 Januari 2013

IPS Ekonomi kls 9 : PAJAK



Sumber – sumber pendapatan negara
1.       Pajak                                                       4.   Pinjaman dalam dan luar negeri
2.       Restribusi                                              5.   Penjualan kekayaan negara
3.       Keuntungan BUMN                          6.  Bea Cukai

Fungsi Pajak :
1.       Sebagai  sumber pendapatan negara /devisa negara
2.       Sbg alat menciptakan keadilan sosial
3.       Sbg alat pendorong pertumbuhan industri baru
4.       Sbg alat pengendalian ekonomi

Perbedaan Pajak dengan restribusi
Pajak : yg membayar pajak tidak menerima balas jasa langsung, sedangkan restribusi pembayar restribusi mendapat balas jasa langsung.

Contoh restribusi : restribusi WC umum, telphon umum, pasar, kebersihan parkir,  restribusi masuk kawasan wisata, pelabuahan, peron stasiun kereta api dll

Pajak
Undang – undang  yg mengatur masalah pajak : UUD 1945 pasal 23 ayat 2
UU No. 16 tahun 2000 à mengenai ketentuan umum
UU No.17 tahun 2000 à mengenai pajak penghasilan (PPh)

Unsur- unsur Pajak
a.       Subyek  Pajak / wajib pajak:  orang atau badan usaha yang dikenai pajak
b.      Obyek pajak : hal-hal yang dikenai pajak misalnya gaji, yanah dan bangunan
c.       Tarif pajak : persentase besarnya pajak

Jenis-jenis Pajak :
A.      Berdasarkan TARIF Pajak
1.       Tarif pajak proporsional : persentasenya sama
2.       Tarif pajak progresif : Prosentasenya semakin besar
3.       Tarif pajak degresif : Prosentasenya menurun
B.      Berdasarkan PIHAK YANG MENANGGUNG / sistem pemungutannya
1.       Pajak langsung : Dibayar/ ditanggung sendiri .
Contoh : Pajak penghasilan (PPh), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), kendaraan bermotor
2.       Pajak tidak langsung : Pembayarannya dialihkan kepada pihak lain
Contoh : Pajak Penambahan Nilai (PPN)-  misalnya kita makan di KFC, pihak pemilik KFC mengalihkan pajak penjualannya kepada kita sbg konsumen
C.      Berdasarkan PIHAK YANG MEMUNGUT:
1.       Pajak Negara  : masuk sbg kas negara.
Contoh : PPN,PBB,PPh,Ekspot-Impor,bea cukai, dll
2.       Pajak Daerah : masuk sbg kas daerah.
Contoh : Pajak kendaraan bermotor, reklame, hotel/restoran, terminal, Radio dll
D.      Berdasarkan SIFATnya
1.       Pajak Subjektif :  memperhatikan keadaan wajib pajak
Contoh : Pajak Penghasilan (PPh)
2.       Pajak Obyektif : Tidak memperhatiakn keadaan wajib pajak (semua org dikenai sama)

Rumus Menghitung Pajak Penghasilan (PPh)
Penghasilan Kena Pajak = Penghasilan – Penghasilan Tidak Kena Pajak  (PTKP)
          Yang termasuk Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)
Ø  Pajak orang pribadi         :  13.200.000,- / tahun
Ø  Sudah menikah                 :    1.200.000,-/tahun
Ø  Tanggungan                       :    1.200.000,-/tahun/org,  maksimal 3 org

Pajak PPh  menggunakan persentase Progresif
Sampai dengan 25 juta      : 5%
25 jt – 50 jt                             : 10%
50 jt – 100 jt                           : 15%
100 jt – 200 jt                         : 25%
Di atas 200 jt                          : 35%



IPS Sejarah kelas 8 : Persiapan Kemerdekaan



 
    8 Des1941    
Jepang  menyerang pangkalan angkatan laut AS,Pearl Harbor, Hawaii, mengawali PD II di kawasan Timur (Asia-Pasifik).
Jepang melawan sekutu (ABCD.Com : AS,British, Comonwell,Deuch comando )
Dalam waktu singkat Jepang mampu melumpuhkan sekutu dan mengusai Asia dan pasifik.
NB : Pada saat itu Indonesia dijajah Belanda
1 maret 1942
                                     
                                      Jepang mendarat di Indonesia di 3 tempat (Banten, Indramayu, Bojonegoro) dibawah
                                      Pimpinan jenderal  Imamura. Sebelum mendarat di P. Jawa,jepang terlebih dahulu
Menguasai daerah sumber minyak yaitu : Tarakan dan Balikpapan (Kal­-Tim)
8 Maret 1942
 

Belanda menyerah tanpa syarat pd Jepang, di Kalijati- Subang, jawa Barat
Awalnya kedatangan jepang disambut baik oleh bangsa indonesia sebab jepang mengaku sbg  saudara tua, dan mempropagandakan gerakan 3 A (Jepang Cahaya Asia, Jepang Pelindung Asia, Jepang Pemimpin Asia),  ternyata Jepang jauh lebih kejam dari Belanda.
·         Jepang mengeksploitasi / memeras  SDA utk kepentingan perang
·         Eksploitasi tenaga, dgn kerja paksa (Romusha),pemuda dilatih militer utk menghadapi serbuan sekutu melalui organisasi militer : Keibodan, Seinendan, Fujinkai, Heiho,Peta.
·         Pemimpin-pemimpin Indonesia menentang jepang dg 2 cara
1. Perjuangan terbuka, memanfaatkan organisasi bantukan Jepang ,PUTERA ( Soekarno,
    Moh.Hatta, Ki Hajar Dewantara, K.H Mas Mansyur) utk kepentingan Indonesia sendiri
2. Gerakan bawah tanah oleh Sutan Syahrir,ahmad Subarjo, Chaerul Saleh,Sukarni,
    Wikana, Amir Syarifudin.
3. Perlawanan bersenjata : pemberontakan Peta-Blitar dipimp. Supriyadi.
1944
           
                   Kedudukan jepang di Asia Pasifik semakin terdesak,  utk mendapat dukungan dan simpati maka :
7 Sep 1944 : PM Koiso memberikan janji kemerdekaan pd bangsa Indonesia.
1 Maret 1945 : jenderal Kumakici Harada membentuk BPUPKI/ Badan Penyelidik Usaha-usaha Per-
                            Iapan Kemerdekaan Indonesia (Dokuritsu Junbi Cosakai)
                             tujuan menyelidiki hal-hal tentang pembentukan negara.
                            BPUPKI beranggotakan 67 org diketuai Dr. Rajiman Wedyodiningrat.

                                                                         Sidang I : 29 mei – 1 Juni 1945 : Membahas Dasar Negara
BPUPKI mengadakan sidang 2 X   
                                                                         Sidang II ;10 – 16 juli 1945 :Membahas UUD
SIDANG BPUPKI I
·  Ada 3 tokoh yang mengusulkan sila-sila dasar negara (Moh. Yamin, Prof.Dr Soepomo, Ir Soekarno)
·  Tgl 1 Juni Ir. Soekarno mengusulkan 5 asas yang diberi nama PANCASILA.
·  Setelah sidang BPUPKI I dibentuk Panitia Sembilan diketuai Ir. Soekarno, utk membahas usulan dasar negara
·  Tgl 22 Juni 1945, panitia sembilan menghasilkan Piagam Jakarta/Jakarta Charter .
SIDANG BPUPKI  II
·  BPUPKI membentuk panitia perancang UUD, diketuai Ir.Soekarno
·  Selanjutnya panitia perancang UUD membentuk Panitia Kecil, diketuai Prof.Dr. Soepomo, utk menyempurnakan rancangan UUD : menghasilkan UUD yg hingga kini dikenal sebagai UUD 1945
                1.  Pernyataan Indonesia merdeka
             2.  Pembukaan UUD 1945                             
             3.  Batang tubuh UUD 1945

BPUPKI berhasil mengesahkan Rancangan Dasar negara dan UUD berarti secara Konstitusional Indonesia telah siap merdeka.

 BPUPKI dibubarakan krn sdh menyelesaikan tugas, selanjutnya tgl 7 Agustus 1945 dibentuk PPKI/ Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Dokuritsu Junbi Inkai ) diketuai Ir, Soekarno.
PPKI mempunyai arti penting bg sejarah bangsa krn menjadi arsitek utama Proklamasi.

15 Agst 1945        
                                        Jepang Menyerah tanpa syarat.
                                        Berarti Status Indonesia Vacum of Power (tidak ada pemerintahan yg berkuasa)
                                        Berita kekalahan jepang didengar pertama kali oleh Sutan Syahrir
·         Reaksi bangsa Indonesia
·         Terjadi perbedaan pendapat ttg waktu pelaksanaan proklamasi,antara gol tua dan gol.muda.
 gol tua ( proklamasi kemerdekaan  hrs dibicarakan dahulu dalam rapat PPKI, sedangkan gol muda menghendaki kemerdekaan secepatnya diproklamasikan lepas dari PPKI sebab akan dicap bhw kemedekaan merupakan pemberian Jepang)
·         Perbedaan pendapat tsb menyebabkan terjadinya PERISTIWA RENGASDENGKLOK.
·         Gol muda: Sutan syahrir, Chaerul saleh,darwis,wikana,Sukarni,sayuti melik, B.M Diah, sudiro dll
·         Gol tua : Sukarno. Moh.Hatta, Achmad Subardjo, Moh. Yamin, Iwa K Sumantri dll
16 Agst 1945
 

   Peristiwa Rengasdengklok
·         Gol muda (dilaksanakan oleh sodanco singgih) menjemput paksa dan menyembunyikan Ir, Soekarno- Moh. Hatta dgn tujuan menjauhkan 2 tokoh tersebut dari tekanan Jepang
·         Ahmad Soebardjo membebaskan Soekarno-Hatta dgn jaminan bhw proklamasi akan dilaksanakan esok hari
·         Brtempat di rumah org Jepang, Laksamana Maeda
·         3 org yang merancang teks proklamasi : Ir,soekarno, Moh. Hatta, Achmad soebarjo.
Disaksikan 4 gol muda : Sayuti Melik, BM Diah, Sudiro, Sukarni
·         kalimat pertama”Kami bangsa Indonesia dgn ini menyatakan.... atas usul Ahmad subardjo
kalimat ke-dua “hal-hal mengenai pemindahan kekuasaan..... diusulkan oleh Moh.Hatta
·         Sayuti melik bertugas sbg pengetik naskah proklamasi.
17 agustus 1945
 

                                               PROKLAMASI KEMERDEKAAN
                                                Dilaksanakan Pk. 10.00 WIB di Jln Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta
                                                Arti penting Proklamasi
·         Proklamasi merupakan titik puncak perjuangan bangsa Indonesia.
·         Indonesia bebas dari penjajahan Belanda dan Jepang
·         Nama Indonesia muali diperhitungkan di dunia Internasional

Penyebaran berita proklamasi melalui mulut ke mulut,ditulis ditembok-tembok, stensil/ pamflet naskah yg dicetak (Balai Pustaka-oleh Sobardo) dan Percetakan Asia Raya (oleh B.M Diah),
surat kabar “Harian Soeara Asia”  - Surabaya          
Disiarkan melalui radio “Domei”, Radio “Hosokioku”, RRI Yogyakarta.

Secara de Facto negara baru terbentuk jika memenuhi 3 syarat yaitu : harus ada Rakyat,wilayah dan pemerintahan.
Ketika Indonesia memproklamasikan kemerdekaan tgl 17 Agustus 1945, Indonesia belum melengkapi syarat yg ke-3 yaitu Pemerintahan.
   18 Agustus 1945      Sidang PPKI 1 :  utk melengkapi pembentukan Negara, memutuskan
1.       Menetapkan dan mengesahkan  UUD 1945 sebagai UUD Indonesia
2.       Memilih dan menetapkan Ir.Sukarno sbg presiden dan Moh.Hatta sbg wapres
3.       Sebelum terbentuk MPR, utk sementara pekerjaan presiden dibantu oleh Komite Nasional
19 Agustus 1945    sidang PPKI 2 : menhhasilkan 2 keputusan penting
1.     Menetapkan susunan kementrian, 12 menteri departemen, 4 mentri  Negara
2.     Menetapkan pembagian Wilayah ; wilayah Indonesia meliputi Hindia Belanda (seluruh wilayah bekas jajahan Belanda) dibagi menjadi 8 Provinsi
Pada sidang selanjutnya dibentuk Komite Nasional diberi nama KNIP  dan pembentukan Badan keamanan nasional (BKR)

Dukungan terhadap proklamasi :
Ø  19 September 1945 Rapat raksasa di lapangan Ikada
Arti  penting : memperlihatkan pd dunia Internasional bhw proklamasi kemerdekaan mendapat dukungan seluruh rakyat, dan membuktikan tingginya kewibawaan Pemerintah RI atas rakyat
Ø  5 Sep 1945 : pernyataan Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Intinya Yogyakarta adalah daerah Istimewa bersifat kerajaan dari wilayah RI

Ø  Berabagai tindakan Heroik di daerah :
Pertempuran 5 hari di semarang, Insiden bendera di hotel yamato Surabaya, di yogyakarta, Bali, Makasar dll  ( lihat buku IPS halaman 193 – 196)